Tampilkan postingan dengan label -PUICI-. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label -PUICI-. Tampilkan semua postingan

since The Day


jauh kau pergi tinggalkan aku
putuskan cinta hempaskanku
tak kukira kan secepat ini
sgalanya sirna bagai debu
yang terhembus angin seakan tiada lagi artiku
dihadapmu

sungguh ingin kuberlari dari bayangmu
sungguh tiada pantas
sikapmu enyahkanku
sungguh tak kuduga kau membuatku tersiksa
sungguh tiada layak laki laki sepertimu

Hancur hatiku bila teringat
Betapa sakitnya diriku
Saat kau nyatakan kau akan berdua dengannya

sungguh ingin kuberlari dari bayangmu
sungguh tiada pantas
sikapmu enyahkanku
sungguh tak kuduga kau membuatku tersiksa
sungguh tiada layak laki laki sepertimu

sungguh ingin ku berlari dari bayangmu
sungguh tiada pantas
sikapmu enyahkanku
sungguh tak kuduga kau membuatku tersiksa
sungguh tiada layak laki laki sepertimu

sungguh ingin ku berlari dari bayangmu
sungguh tiada pantas
sikapmu enyahkanku
sungguh tak kuduga kau membuatku tersiksa
sungguh tiada layak laki laki sepertimu


[+/-] Selengkapnya...

Ada Band - Biarkan Ku Pergi

Ada Band - Biarkan Ku Pergi

Biarkan Ku Pergi - Ada Band

jangan terus kau tangisi
semua yang terjadi
bila akhirnya ku meninggalkanmu

kumohon kau sanggup
lupakan diriku
yang tlah hancurkan mimpimu

bukan ku tak menyayangmu
namun ku tak bisa jadikanmu
kekasih yang sejati

kasihku relakan diriku
tak selamanya cinta harus memiliki

reff: sayangku biarkan ku pergi
ku tiada lagi sendiri seperti waktu dulu
maafkan jika ku tak bisa
menjaga tulusnya cinta di dalam dirimu

lepaskan beban batinmu
kuatkanlah diri
tak satupun di dunia yang abadi

kasihku jangan terus renungi
kadang cinta itu layaknya cobaan




[+/-] Selengkapnya...

Puisi cinta Khalil Gibran

CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Aku
turut berbahagia untukmu'

Apabila cinta tidak berhasil...BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati
bersamanya...


Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh

[+/-] Selengkapnya...

Khalil Gibran


Beranjangsana ke Kediaman Khalil Gibran

Liputan6.com, Bsharri: Bagi kalangan sastrawan maupun penikmat sastra, nama Khalil Gibran memang tak asing didengar. Pujangga asal Timur Tengah ini banyak menghasilkan buah karya yang hingga kini tak lekang digerus zaman. Terutama kumpulan syair maupun puisi, seperti Sang Nabi, yang telah diterjemahkan dalam banyak bahasa. Tak hanya sebagai pujangga. Semasa hidupnya, Gibran juga dikenal sebagai sastrawan, filsuf, dan pelukis [baca: Karya Gibran Selalu Hidup].

Belum lama ini reporter SCTV Mahartansyah Laksamana mengunjungi desa kelahiran Khalil Gibran di Desa Bitsari, Bsharri, Lebanon. Sang pujangga itu memang dilahirkan di desa tersebut pada 6 Januari 1883. Gibran wafat di New York, Amerika Serikat, 10 April 1931. Jenazahnya kemudian dibawa ke desa kelahirannya dan dikebumikan di sebuah bukit.

Dan sekarang pengunjung dapat melihat rumah kelahiran Gibran di Desa Bitsari. Kuburan Gibran yang ditempatkan di dalam sebuah ruangan di sebuah bukit itu juga dapat dilihat. Di sana tersimpan pula barang-barang peninggalan Gibran yang tampak terawat baik. Ada kursi, alat masak, dan tempat tidur yang pernah dipergunakan sang pujangga. Barang pribadi Gibran juga dipamerkan. Di atas tempat tidur ada pahatan wajah Khalil Gibran.(ANS/Mahartansyah Laksamana)






Khalil GibranPhotobucketSamBil NGayal Di Pojokan...

[+/-] Selengkapnya...

~puisi Cinta Khalil Gibran ~

Syair Cinta Buat kekasih


Sayangku,
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim

kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku

ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku

sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta
dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa
aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan
dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa

[+/-] Selengkapnya...